Tuesday, July 12, 2011

Sejarah Imunisasi, Vaksin dan Penemunya

Sejarah imunisasi telah dimulai sejak abad 15 di China dengan meng-inokulasikan serbuk cacar pada orang sehat. Selanjutnya, pengetahuan ini dibawa ke negara Barat.

Edward Jenner ( 1798 )
Pada 1798, Edward Jenner memperkenalkan vaksin yang pertama untuk penyakit cacar.  Edward Jenner adalah seorang dokter dari Inggris, meneliti seorang pekerja harian yang terkena penyakit cacar, dengan diimunisasi dengan cacar sapi ringan. Dia mengambil beberapa cairan dari luka penderita cacar sapi dan menggoreskan di permukaan lengan anak berusia 8 tahun. Empat pulah delapan (48) hari kemudian Jenner memberi nama “vaksin” (bahasa latin dari Sapi).
Hal ini menjadi awal salah satu penemuan besar di dunia kedokteran, meskipun sebenarnya praktek ini sudah dilakukan di India, Persia dan Cina.

Louis Pasteur
Pada akhir abad 19, ketika Louis Pasteur seorang ahli kimia dari Perancis, mengembangkan tehnik kimia untuk mengisolasi virus dan melemahkannya, yang efeknya dapat dipakai sebagai vaksin.  Pasteur pertama kali mencatat, memasukkan vaksin rabies ke tubuh manusia yang sebelumnya menjadi kontroversi.dan mendapat protes keras oleh ahli jiwa dan masyarakat.

Jonas Salk
Pada pertengahan  tahun 1920 , Jonas Salk and Albert Sabin mengembangkan vaksin Polio. Vaksin untuk mencegah Polio ini digunakan untuk membunuh virus, Vaksin ini dipatenkan pada tahun 1954 dan digunakan untuk
kampanye imunisasi.

Semenjak itu imunisasi mengalami kemajuan yang besar. Bahkan akhir-akhir ini juga diperkenalkan vaksin-vaksin yang relatif baru, seperti vaksin untuk rotavirus, vaksin untuk pneumokokus, dan yang terakhir yang baru kita kenal beberapa bulan yang lalu yaitu vaksin Human Papilloma Virus (HPV).
Demikian sejarah singkat penemuan Vaksin dan imunisasi semoga dapat menambah secuil informasi.